Ada banyak sunah nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam yang dapat kita ikuti, tujuh diantaranya dapat kita rutinkan setiap hari, insya Allah.

Dari ‘Amr bin ‘Auf bin Zaid al-Muzani radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang menghidupkan satu sunnah dari sunnah-sunnahku, kemudian diamalkan oleh manusia, maka dia akan mendapatkan (pahala) seperti pahala orang-orang yang mengamalkannya, dengan tidak mengurangi pahala mereka sedikit pun.” (HR Ibnu Majah: 209)

7 sunah rasul.png

1. Shalat Tahajud

“Shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat yang dilakukan di malam hari.” [HR. Muslim]

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sangat menyukai sholat malam. Agar dapat bangun sholat tahajud adalah dengan tidur malam lebih awal. Bila sholat Isya selesai jam 7.30, kita sebaiknya tidur pukul 8 malam.

Insya Allah kita akan dapat terbangun lebih awal sebelum sholat Subuh, sehingga kita dapat sholat malam walau hanya 2 rakaat sekalipun.

2. Membaca Al Quran

“Bacalah Al-Quran, kelak ia akan datang di Hari Kiamat memberi syafaat kepada para pembacanya.” (HR. Muslim)

Nabi Muhamad shallallahu ‘alaihi wa sallam rutin membaca Quran setiap hari. Al Quran dapat memberikan syafaat kepada para pembacanya. Dengan membaca Quran setiap hari tak hanya mengikuti sunah rasul, tetapi juga kita akan dapat syafaat Quran – insya Allah -.

Agar kita bisa dekat dan senang membaca Quran salah satunya dengan mulai rutin membiasakan membaca Quran walau hanya 1 ayat per hari. Dari kebiasaan “kecil” ini seiring waktu – insya Allah – kita akhirnya dapat membaca 1 hari 1 juz.

3. Shalat Subuh

“Barangsiapa yang shalat subuh maka dia berada dalam jaminan Allah. Oleh karena itu jangan sampai Allah menuntut sesuatu kepada kalian dari jaminan-Nya. Karena siapa yang Allah menuntutnya dengan sesuatu dari jaminan-Nya, maka Allah pasti akan menemukannya, dan akan menelungkupkannya di atas wajahnya dalam neraka jahannam.” (HR. Muslim no. 163)

Orang yang menjaga sholat subuh termasuk orang-orang yang mendapat jaminan Allah. Sholat Subuh ini berat bagi orang munafik. Agar tidak termasuk orang munafik, salah satu caranya adalah dengan melakukan sholat Subuh. Dan untuk laki-laki sholat Subuhnya di masjid, karena Rasul sholat wajib di masjid.

Agar dapat sholat Subuh sama dengan sholat Tahajud, setelah menuaikan sholat Isya tidur lebih awal.

4. Shalat Dhuha

“Dalam diri manusia ada 360 persendian, lalu diwajibkan sedekah dari setiap sendinya,” mereka bertanya,”Siapa yang mampu demikian, wahai Nabi Allah?” Beliau menjawab,”Memendam riak yang ada di masjid dan menghilangkan sesuatu (gangguan) dari jalanan. Apabila tidak mendapatkannya, maka dua raka’at shalat Dhuha mencukupkanmu.” (HR Abu Dawud)

Setiap persendian kita ada kewajiban sedekah. Dan salah satu cara untuk memenuhi hak sedekah setiap persendian diri kita setiap hari adalah dengan melakukan 2 rakaat sholat Dhuha setiap hari. Bahkan dengan sholat Dhuha kita bisa mendapatkan pahala umroh, caranya adalah dengan berdiam di masjid setelah sholat Subuh berjamaah, lalu menuaikan sholat Dhuha.

“Barangsiapa mengerjakan shalat Subuh berjama’ah di masjid, lalu dia tetap berdiam di masjid sampai melaksanakan shalat sunnah Dhuha, maka ia seperti mendapat pahala orang yang berhaji atau berumrah secara sempurna.” (HR. Thabrani; shahih lighairihi)

5. Sedekah

“Setiap kebaikan adalah sedekah.” [HR Muslim]

Imam an-Nawawi rahimahullah menjelaskan maksud dari setiap kebaikan adalah sedekah. “Maksudnya, setiap kebaikan itu memiliki hukum yang sama dengan sedekah dalam hal pahala.

Ada banyak sekali potensi sedekah yang dapat dilakukan oleh seorang muslim setiap harinya, mulai dari sedekah harta, sedekah kepada kerabat, dzikir hingga membuang kerikil yang menganggu di jalan.

6. Jaga Wudhu

“Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang tobat dan orang-orang yang bersuci.” (QS. Al-Baqarah ayat 222)

Salah satu tanda orang beriman adalah menjaga wudhu. Ada kegiatan-kegiatan baik wajib maupun sunah yang mensyaratkan pelakunya untuk berwudhu terlebih dahulu. Contohnya sholat, memegang mushaf Quran, membaca Quran, akan tidur, sebelum dan sesudah melakukan hubungan suami istri.

Menjaga wudhu bukan perkara remeh. Allah menyukai orang-orang yang bersuci sebagaimana difirmankan-Nya pada Al Baqarah ayat 222.

7. Istighfar

“Barang siapa memperbanyak istighfar; niscaya Allah memberikan jalan keluar bagi setiap kesedihannya, kelapangan untuk setiap kesempitannya dan rizki dari arah yang tidak disangka-sangka.” (HR. Ahmad)

“Tidaklah aku berada di pagi hari (antara terbit fajar hingga terbit matahari) kecuali aku beristigfar pada Allah sebanyak 100 kali.” (HR. An Nasa’i)

Istighfar tidak hanya membuat kita mendapat ampunan Allah, istighfar bahkan dapat membuka rezeki dari Allah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ber-istighfar 100 kali dalam sehari. Kita juga dapat melakukannya, hanya dibutuhkan waktu 1 menit untuk mengatakan, “Astaghfirullôhal ‘azhîm.